Media Nusantara BOLTARA-Sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan untuk memperkuat layanan kesehatan dasar dan percepatan penurunan stunting nasional, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan. Kegiatan berlangsung Selasa (7/7/2026) di Coach Coconut Beach, dan menjadi langkah nyata penyelarasan kebijakan daerah dengan prioritas pembangunan kesehatan nasional
Bimtek diikuti perwakilan Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan, seluruh jajaran Puskesmas se-Kabupaten Boltara, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam pemenuhan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024
Membuka kegiatan secara resmi, Bupati Boltara Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev. menegaskan bahwa penguatan kapasitas Posyandu merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Kesehatan Nasional dan target penurunan stunting nasional hingga 14 persen pada tahun 2030
“Posyandu adalah garda terdepan layanan kesehatan yang menjangkau paling dekat dengan masyarakat melayani seluruh siklus hidup mulai ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia. Keberhasilan program kesehatan nasional seperti penanganan stunting, imunisasi lengkap, dan deteksi dini penyakit tidak menular sangat bergantung pada kinerja Posyandu di lapangan. Melalui bimtek ini, kami berharap tim pembina mampu membimbing kader agar pelayanan makin optimal dan merata,” ujar Sirajudin Lasena
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boltara Sofian Mokoginta, SKM, menjelaskan materi bimtek disusun merujuk pedoman nasional tentang Integrasi Layanan Primer (ILP) Peserta dibekali kemampuan teknis pengelolaan Posyandu terintegrasi sistem pencatatan berbasis data nasional, deteksi dini stunting pemantauan tumbuh kembang anak, serta strategi memperkuat partisipasi masyarakat
“Kami ingin memastikan seluruh tim pembina tidak hanya menguasai teori tapi siap turun ke desa dan kelurahan mendampingi kader secara langsung Target kami selaras target nasional: meningkatkan strata Posyandu di seluruh Boltara hingga mencapai kategori Mandiri, sehingga kontribusi daerah terhadap derajat kesehatan masyarakat nasional makin besar,” jelas Sofian Mokoginta
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boltara Ny Ening Sutrisni Lasena menegaskan peran TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah pusat dan daerah dalam penggerakan sumber daya masyarakat
“TP PKK berperan menjembatani 10 Program Pokok PKK dengan kebijakan ILP nasional, menjadi motor sosialisasi, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor Sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, desa, Puskesmas, dan kader adalah kunci agar Posyandu berkelanjutan dan benar-benar menjawab kebutuhan nyata masyarakat sesuai standar pelayanan nasional,” tegasnya
(Ruslandy)
