BOLTIM — Satu kalimat menjadi semangat yang tak tergoyahkan: “Target selalu Juara.” Itulah tegas yang disampaikan Nurbaya Supit, atau yang akrab disapa Ci Maya, pemilik Burako Alason FC, setelah timnya sukses mempertahankan gelar juara Bupati Cup Boltim 2026.
Di lapangan Gogaluman Tutuyan, Senin (14/9/2026), Burako Alason FC kembali membuktikan diri sebagai penguasa kompetisi. Tim asal Ratatotok ini menaklukkan Bunong Putra Togid FC dengan skor 2–1, menegaskan dominasi sekaligus mempertahankan trofi yang dimenangkan setahun lalu.

Perjalanan menuju kemenangan tak mudah. Sejak awal, Burako Alason menekan — pemain asing Taiwo membuka keunggulan pada menit ke-12. Namun Bunong Putra Togid tak tinggal diam, menyamakan kedudukan lewat penalti Ewaey di menit ke-38, mengikat skor 1–1 di babak pertama.
Ketegangan memuncak di babak kedua. Hingga menit ke-81, momen penentu tiba: penalti bagi Burako Alason setelah kiper lawan melakukan pelanggaran. Rizky Mokoagow menjalankan tugas dengan tenang, melesatkan bola ke gawang dan mengunci kemenangan 2–1.
Bagi Ci Maya, gelar ini bukan sekadar keberhasilan sesaat. “Target selalu Juara,” ucapnya singkat namun penuh keyakinan. Kalimat itu menjadi cerminan tekad yang ditanamkan kepada seluruh pemain dan staf pelatih — bahwa setiap pertandingan dimainkan dengan satu tujuan: berdiri paling tinggi di puncak.

Pelatih Firman Usman pun mengakui, mempertahankan gelar jauh lebih berat daripada meraihnya pertama kali. Dukungan penuh dari manajemen, termasuk penambahan pemain asing sesuai kebutuhan lini depan dan pertahanan, menjadi kunci kesiapan tim. Langkah selanjutnya sudah terlihat: persiapan menuju Langowan Cup dengan sasaran yang sama — juara.
Burako Alason FC bukan sekadar tim sepak bola. Di balik lapangan, ada tekad kuat dari Ci Maya yang menjadikan kemenangan sebagai budaya. Dan di bawah arahannya, jalur menuju piala berikutnya sudah terbentang.
