Plt Kajati Sulut Terima Audiensi FORPELITA dan Mou Bersama Angkasa Pura

MNT HUKRIM — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Dr. H. Ferrytass., S.H, M.Hum, M.Si, Dt. Toembidjo, menerima kunjungan pengurus Forum Persaudaraan Lintas Agama (FORPELITA) Sulawesi Utara di ruang kerjanya di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, Selasa 27 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua FORPELITA Sulut, Pdt Marlon Kojongian bersama Sekretaris H. Usran Mantow bersama jajaran Dr. Drs. H. Ulyas Taha, serta Bendahara FORPELITA Laura Seegho S.Th menyampaikan undangan pelantikan pengurus sekaligus deklarasi FORPELITA yang akan dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026), pukul 13.30 WITA, di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Manado.

Read More

Kegiatan tersebut direncanakan melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Sulawesi Utara sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat persaudaraan, merawat toleransi, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat. Setelah menerima kunjungan pengurus FORPELITA, PIt Kajati Sulut melanjutkan kegiatan dengan penandatanganan kerja sama bersama PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) terkait pemanfaatan sarana Bandar Udara (Bandara) sebagai posko perwakilan kejaksaan di kawasan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

Penandatanganan kerja sama tersebut melibatkan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, didampingi Legal & Compliance Department Head, Hilda Yuwafi Nikmah, serta Legal &Communication Officer, Reinhart Stephanus Sihite.

Kerja sama ini diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan tugas kejaksaan sekaligus memperkuat koordinasi kelembagaan di kawasan Bandara.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Plt Kajati Sulawesi Utara didampingi Asisten Intelijen Ery Yudianto, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Umum Dr. Reinhard Tololiu, S.H, M.H, serta Kepala Seksi II Intelijen Kejati Sulawesi Utara, Alkaf, S.H., M.H.

Kedua agenda tersebut mencerminkan pentingnya membangun sinergi lintas sektor, baik dalam memperkuat kerukunan sosial maupun meningkatkan dukungan kelembagaan terhadap pelaksanaan tugas. (*)