
BOLMONG UTARA — Rabu dini hari suasana tenang di Desa Talaga, Kecamatan Bintauna, berubah menjadi kepanikan. Sekitar pukul 02.30 pagi, api berkobar dan dengan cepat menghanguskan dua bangunan rumah yang berdiri berdampingan. Kedua rumah itu milik keluarga Yurpin Paulus dan keluarga Arianto Djangko — ayah dan anak — yang kini harus menelan pil pahit, kehilangan rumah beserta seluruh isinya dalam semalam.
Tanpa menunggu lama, kabar tersebut langsung mendapat respon cepat dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Tak butuh waktu lama, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bolaang Mongondow Utara, Mohammad Aditya Pontoh, S.IP., bersama jajaran terkait telah tiba di lokasi kejadian pada pagi harinya, membawa kehadiran tulus serta bantuan yang sangat dibutuhkan kedua keluarga korban.
Di hadapan warga yang masih tampak berduka, Plt. Bupati menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Ia tidak hanya menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pangan dan sandang, tetapi juga memberikan semangat langsung kepada kedua keluarga agar tetap tegar menghadapi cobaan berat ini.
“Saya datang ke sini bukan sekadar menyerahkan bantuan. Saya datang sebagai saudara, sebagai bagian dari keluarga besar Bolaang Mongondow Utara, untuk memastikan Bapak dan Ibu sekalian tidak menghadapi ini sendirian,” ucap Aditya dengan nada lembut namun tegas.
“Rumah memang hangus terbakar, tetapi semangat dan harapan tidak boleh ikut terbakar. Percayalah, masa depan keluarga Bapak dan Ibu masih baik. Pemerintah akan selalu ada di sini, mendampingi langkah Bapak dan Ibu hingga keadaan kembali membaik,” tambahnya, disambut haru oleh para korban.
Aditya juga menegaskan bahwa bantuan yang diserahkan hari ini bukanlah yang terakhir. Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara akan terus memantau perkembangan kebutuhan kedua keluarga, berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, serta dinas terkait untuk memastikan penanganan yang berkelanjutan — mulai dari kebutuhan mendesak hingga upaya pemulihan tempat tinggal mereka.
“Langkah demi langkah, kita bangkitkan kembali. Torang sama-sama, torang bangkit bersama. Tidak ada yang ditinggalkan di Bolaang Mongondow Utara,” tegasnya.
Kehadiran langsung Plt. Bupati di tengah warga yang baru saja tertimpa musibah, disambut hangat dan diapresiasi oleh masyarakat Desa Talaga. Sikap cepat dan tulus ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan hadir bukan hanya di kantor, tetapi di tengah rakyat, saat rakyat membutuhkan.
