RATUSAN JUTAAN HILANG! ARISAN BERMASALAH GUNCANG KOTAMOBAGU — TOTAL DANA DIDUGA CAPAI RP700 JUTA, KORBAN SIAP LAPOR POLISI

KOTAMOBAGU — Kabar arisan bermasalah kembali mencuat di Kota Kotamobagu, menyisakan kekhawatiran mendalam bagi puluhan warga yang mengaku menjadi korban. Dana ratusan juta rupiah diduga terancam raib, dan kini para korban mulai bergerak — mengumpulkan bukti serta bersiap melapor ke pihak kepolisian.

Peristiwa ini terungkap setelah tim jurnalis melakukan konfirmasi langsung kepada sejumlah warga yang merasa dirugikan. Mereka menyebut pihak berinisial NP sebagai pengelola arisan yang kini bermasalah. Total dana yang telah disetorkan para korban diperkirakan mencapai Rp700 juta — angka yang fantastis dan memicu gelombang kekhawatiran di tengah masyarakat.

 

💍 HARAPAN UNTUK PERNIKAHAN BERUBAH JADI PETAKA

Salah satu korban berinisial GS menceritakan dengan getir bagaimana harapan justru berbalik menjadi bencana. Uang yang ia setorkan sebenarnya dipersiapkan untuk kebutuhan pernikahannya.

“Saya ikut karena uang itu memang saya siapkan untuk kawin. Saya berharap dananya bisa berkembang. Tapi siapa sangka — harapan itu justru berubah menjadi masalah besar.” — ungkap GS dengan nada kecewa, Minggu (30/8).

📱 TERGIUR POSTINGAN MEDIA SOSIAL, KINI MENYESAL

Korban lainnya, KN, mengaku awalnya tertarik setelah melihat berbagai postingan promosi arisan tersebut di media sosial Facebook. Tawaran keuntungan yang menggiurkan membuatnya yakin untuk ikut bergabung. Namun kenyataan berkata lain.

“Saya percaya karena melihat postingan di Facebook. Tawaran keuntungannya terlihat meyakinkan. Tapi setelah ikut, masalah justru muncul satu per satu. Sekarang saya dan yang lainnya tidak tinggal diam.” — ujar KN yang kini bergabung bersama puluhan korban lainnya untuk mencari keadilan.

📂 KORBAN MULAI KUMPULKAN BUKTI, SIAP LAPOR POLRES KOTAMOBAGU

Para korban tidak tinggal diam. Saat ini mereka tengah berkoordinasi dan mengumpulkan segala bukti untuk memperkuat laporan ke pihak berwenang. Bukti yang dikumpulkan meliputi:

 

– ✅ Bukti transfer & riwayat seluruh transaksi

– ✅ Tangkapan layar percakapan dengan pihak pengelola

– ✅ Postingan promosi di media sosial

– ✅ Dokumen dan catatan lainnya

“Kami akan kembali mendatangi Polres Kotamobagu setelah seluruh bukti dianggap cukup. Kami ingin kejelasan — apakah ada unsur pidana di sini? Dan kami ingin pertanggungjawaban dari pihak yang mengelola.” — tegas salah satu perwakilan korban.

⚠️ PERINGATAN UNTUK MASYARAKAT: JANGAN MUDAH TERGIUR!

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh masyarakat. Otoritas dan pengamat mengingatkan — jangan mudah tergiur tawaran keuntungan besar yang hanya bermodalkan postingan media sosial! Pastikan legalitas, mekanisme, dan kredibilitas pihak yang menawarkan sebelum menyerahkan uang sepeser pun.