TAHUN PERTAMA KEPEMIMPINAN DPPI, KOTAMOBAGU UKIR PRESTASI: PASKIBRAKA TEMBUS NASIONAL DAN PROVINSI

KOTAMOBAGU — Tahun pertama kepemimpinan DPPI Kota Kotamobagu di bawah kepemimpinan Cinta Mokoginta menjadi momentum penuh kebanggaan. Di tengah semangat pembinaan generasi muda, Kotamobagu berhasil mengutus putra-putri terbaiknya untuk mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) hingga ke tingkat Nasional dan Provinsi.

Capaian ini bukan sekadar tentang siapa yang berdiri di lapangan membawa Merah Putih. Lebih dari itu, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan, kedisiplinan, kerja keras, serta keberanian generasi muda Kotamobagu mampu melahirkan talenta yang siap membawa nama daerah ke panggung yang lebih tinggi.

SATU PUTRA KOTAMOBAGU DI TINGKAT NASIONAL

 

Untuk tingkat Pusat/Nasional, Kotamobagu mengutus:

Gabriel Kamasi

Asal sekolah: SMA Kristen Kotamobagu

Tugas: Pasukan 17

Terpilihnya Gabriel menjadi kebanggaan tersendiri. Ia membawa nama Kotamobagu sekaligus menjadi representasi generasi muda daerah dalam barisan Paskibraka di tingkat nasional.

EMPAT PUTRA-PUTRI TERBAIK DI TINGKAT PROVINSI

Sementara itu, empat nama terbaik Kotamobagu dipercaya mengemban tugas pada tingkat Provinsi, yakni:

1. Zacky Panca Putra Dimyati

SMA Negeri 1 Kotamobagu

Danpok 17 dan Pembawa Baki Sore

2. Khairunnisa Keyla Poga

SMA Negeri 1 Kotamobagu

Pengapit Sore

3. Tania Debora Latuihamalo

SMA Negeri 2 Kotamobagu

Pasukan 17

4. Divo Alfazri Mokoginta

SMA Negeri 1 Kotamobagu

Pasukan 17

Empat nama tersebut menjadi bagian penting dari barisan pengibar Merah Putih di tingkat Provinsi. Mereka bukan hanya membawa nama sekolah, tetapi juga membawa kebanggaan seluruh masyarakat Kota Kotamobagu.

 

DARI KOTAMOBAGU, UNTUK MERAH PUTIH

Keberhasilan mengirim satu putra terbaik ke tingkat Nasional dan empat putra-putri ke tingkat Provinsi menjadi catatan istimewa pada tahun pertama kepemimpinan DPPI Kota Kotamobagu.

Di balik seragam dan langkah tegap para Paskibraka, ada kerja keras panjang, latihan, disiplin, doa, dukungan keluarga, sekolah, pelatih, serta seluruh pihak yang terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

Kepemimpinan Cinta Mokoginta bersama DPPI Kota Kotamobagu pun menorehkan sebuah pesan kuat: ketika generasi muda diberi kesempatan, dibina dengan sungguh-sungguh, dan dipercaya untuk mengemban tanggung jawab, mereka mampu membawa nama Kotamobagu melangkah jauh.

Hari ini mereka berdiri dalam barisan.

Besok, mereka akan menjadi bagian dari cerita besar perjalanan daerah.

Dari Kotamobagu, langkah mereka menuju Nasional dan Provinsi. Dari tangan mereka, Merah Putih terus dikibarkan.

Satu Merah Putih. Satu semangat. Satu kebanggaan—Kotamobagu.