Manado – Prosesi pengukuhan dan pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Manado masa bakti 2025-2029 digelar dengan suasana penuh semangat di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Manado pada Jumat (20/2/2026) malam. Acara ini bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan titik awal penegasan target besar olahraga Sulawesi Utara (Sulut), mulai dari masuk 10 besar PON 2028 hingga harapan lahirnya atlet Manado yang berlaga di Olimpiade.
Richard Sualang Pimpin KONI Manado Baru
Ketua Umum KONI Sulut, Jerry Waleleng, secara resmi mengukuhkan dan melantik jajaran pengurus baru yang dipimpin Richard Sualang. Acara dihadiri Wali Kota Manado Andrei Angouw serta Ketua DPRD Manado Altje Dondokambey.
Target 10 Besar PON 2028, Manado Diminta Berikan Lebih Banyak Emas
Jerry Waleleng menekankan pentingnya sinergi antara KONI Sulut dan KONI kabupaten/kota, dengan Manado sebagai barometer pembinaan atlet di Sulut. Menurut arahan Gubernur, Sulut harus masuk 10 besar PON 2028.
“Kalau daerah lain ditargetkan dua emas, Manado harus lebih. Bisa 10 emas,” tegasnya, menjelaskan bahwa sebagian besar atlet potensial Sulut menjalani pembinaan di ibu kota provinsi.
Selain PON 2028, Jerry juga meminta dukungan penuh untuk menyukseskan PON Bela Diri yang akan berlangsung di Manado pada akhir Juli mendatang.
KONI Manado Siap Kolaborasi dan Prioritaskan Pembinaan Atlet
Richard Sualang menyatakan kesiapan pihaknya mengawal pembinaan atlet secara berkelanjutan, dengan memprioritaskan peningkatan prestasi dan pembentukan karakter atlet.
“Kami siap berkolaborasi dengan KONI Sulut. Target 10 besar PON 2028 menjadi motivasi bersama. Selain itu, kami juga akan all out menyukseskan PON Bela Diri di Manado,” ujarnya.
Wali Kota Dorong Atlet Manado Tembus Olimpiade
Andrei Angouw mendorong lahirnya atlet bermental juara dari Manado. Menurutnya, kota ini sudah terbiasa mencetak prestasi tingkat daerah, sehingga saatnya memasang target lebih tinggi.
“Kita harus berani bermimpi besar. Harus ada atlet dari Manado yang tampil di Olimpiade,” katanya, menilai bahwa mimpi tersebut bisa terwujud dengan pembinaan terstruktur dan kolaborasi solid antar pemangku kepentingan olahraga.
Pelantikan ini menjadi simbol dimulainya babak baru olahraga Manado, dengan harapan besar pada kerja kolektif untuk mewujudkan prestasi bagi Sulut di panggung nasional hingga internasional.
(Editor:Ruslandy)
