Media Nusantara-GORONTALO, 4 April 2026 – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjen Pol Widodo, menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga kepercayaan publik melalui disiplin dan profesionalisme tinggi. Peringatan keras ini disampaikan dalam apel pagi di Lapangan Mapolda Gorontalo, Rabu (1/4/2026).
“Jaga disiplin dan profesionalisme. Kepercayaan masyarakat itu mahal, jangan sampai dirusak oleh pelanggaran,” ujar Irjen Pol Widodo dengan tegas.
Kapolda menginstruksikan jajaran fungsi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk lebih berani dan tegas dalam menindak setiap pelanggaran yang dilakukan anggota, tanpa pandang bulu.
Seluruh personel juga diminta meningkatkan tanggung jawab serta respons cepat terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya kasus pencurian, penganiayaan, dan kasus yang melibatkan anak.
Dalam arahannya, Kapolda menyoroti maraknya peredaran minuman keras (Miras) yang dinilai menjadi pemicu utama tindak kriminal.
“Peredaran miras masih marak dan ini menjadi salah satu penyebab terjadinya berbagai kasus kriminal,” tegasnya.
✅ Meningkatkan patroli pencegahan dini.
✅ Menindak tegas balap liar dan penggunaan knalpot brong.
✅ Menghindari sikap arogansi dalam bertugas.
✅ Menjaga perilaku agar tidak mencoreng institusi Polri.
Sebagai bagian dari upaya penegakan hukum di tingkat daerah, Polda Gorontalo juga telah menegaskan sikap NOL TOLERANSI terhadap Penambang Emas Ilegal (PETI).
Kebijakan ini sejalan dengan upaya Pemprov Gorontalo yang memperkuat Satgas Percepatan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) dengan melibatkan berbagai pihak, agar kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan namun tetap legal dan ramah lingkungan.
Kapolda menutup arahannya dengan menekankan pentingnya respons cepat terhadap setiap keluhan masyarakat guna menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan proporsional demi pelayanan terbaik bagi bangsa dan negara.
(Ruslandy)
