
Boltara -suasana yang seharusnya tenang saat awak media melakukan konfirmasi kepada Kepala Sekolah SMP 13 Boltara, Aisa Mokodompis, di ruang kepala sekolah pada Senin (01/09/2025), tiba-tiba berubah tegang akibat insiden cek cok yang melibatkan oknum guru.
Kejadian dimulai ketika beberapa oknum guru masuk ruangan dan tampak tersulut emosi terhadap rekan sejawatnya yang dikenal dengan inisial “GH”. Kondisi semakin memanas ketika oknum guru dengan inisial “RL” yang sedang dalam kondisi emosi tidak terkendali – hampir melakukan tindakan fisik dan bahkan mengangkat pot bunga hendak melempar.
Untungnya, Kepala Sekolah segera turun tangan untuk menenangkan situasi sebelum hal buruk terjadi. Kepala sekolah kemudian menyampaikan penyesalan mendalam dan akan mengambil tindakan tegas agar insiden serupa tidak terulang kembali.
Diketahui insiden ini muncul akibat kesalahpahaman internal di lingkungan sekolah. Kondisi ini menjadi sorotan media, mengingat oknum guru “RL” merupakan ASN yang sedang dalam tugas dan berpakaian dinas, yang seharusnya menjadi contoh dalam hal etika dan moral.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian diri, terutama bagi mereka yang berada di lingkungan pendidikan di wilayah Pemkab Boltara. Semoga lingkungan sekolah dapat kembali menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh pihak.
Penulis:RM
