BOLTIM_MNT.CO.ID — Suara penegasan datang langsung dari Alamri Matiala, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dari Fraksi Partai Nasdem. Ia menegaskan bahwa kinerja Rahman Salehe dari Fraksi PDI Perjuangan selama ini berjalan baik dan sesuai ketentuan.
“Benar sepenuhnya. Segala kegiatan beliau selalu dikoordinasikan dengan saya selaku Ketua Badan Kehormatan DPRD Boltim, baik melalui komunikasi telepon maupun pertemuan langsung,” jelas Alamri Matiala kepada awak media.
Sebagai Ketua BK, ia menegaskan pemantauan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh anggota dewan.
“Kami dari Badan Kehormatan yang mewakili Partai Nasdem, Demokrat, dan PDI-P senantiasa memantau setiap aktivitas anggota — mulai dari kehadiran di kantor, sidang paripurna, hingga kegiatan di tengah masyarakat. Semuanya berjalan sesuai aturan perundang-undangan. Dan untuk Rahman Salehe, kinerjanya baik, tidak ada catatan, tidak ada masalah,” tegasnya.
Menyangkut isu yang mengaitkan nama Rahman Salehe dengan persoalan narkoba, Alamri menegaskan hal itu tidak benar dan merupakan isu yang menyesatkan.
“Sampai saat ini, tidak ada satu pun laporan resmi yang masuk ke Badan Kehormatan DPRD Boltim terkait hal tersebut. Jika memang benar adanya, pasti sudah ada laporan. Faktanya: tidak ada apa-apa. Maka isu ini tidak berdasar,” tandasnya.
Pernyataan ini diperkuat juga oleh Kasat Reserse Narkoba Polres Boltim, Iptu Harun K Pangalima, S.H., M.H.
“Saya tegas: tidak benar. Selaku Kasat Narkoba Polres Boltim, saya tidak pernah memeriksa saudara Rahman Salehe terkait kasus narkoba. Itu adalah isu yang tidak benar,” ucap Iptu Pangalima.
Alamri Matiala mengingatkan pula bahwa menuding seseorang tanpa bukti sah bukan sekadar keliru — itu dapat dikenakan sanksi hukum.
“Menuduh tanpa dasar adalah fitnah. Hal ini dapat dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai pencemaran nama baik. Jangan menyebarkan hal yang tidak dapat dibuktikan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang dapat menunjukkan bukti resmi terkait tuduhan yang beredar. Sementara itu, nama Rahman Salehe justru dibuktikan tetap beraktivitas wajar dan terkoordinasi di lingkungan DPRD Boltim.
