PETi Busato Geliat’Alat Berat”Tim 9 Naga Di Duga Terkait Oknum Polisi!

HUKRIM – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Busato, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), kembali terdeteksi dan menimbulkan dugaan adanya keterlibatan oknum anggota kepolisian. Kondisi lapangan ini bertentangan langsung dengan pernyataan resmi yang disampaikan Polsek Pinogaluman beberapa waktu lalu.

Read More

 

 

1. Aktivitas PETI Berlanjut: Sejak pekan lalu, minimal empat unit alat berat beroperasi di lokasi PETI Kilo 6 Busato. Pada Rabu (4/2/2026), satu unit ekskavator tambahan kembali masuk dan beroperasi di lokasi tersebut, membuktikan aktivitas tambang ilegal tidak pernah benar-benar dihentikan.

2. Alat Berat “TimNaga”: Alat berat yang baru masuk disebut-sebut dengan nama “Tim 9 Naga”. Menurut informasi dari warga yang tidak ingin disebutkan namanya, kelompok ini diduga melibatkan oknum polisi yang berperan sebagai pengendali atau pemimpin operasional alat berat tersebut.

3. Keterkaitan Koordinator Lapangan dengan Aparat: Koordinator lapangan aktivitas alat berat di lokasi tersebut berinisial JS. Pada Selasa malam (3/2/2026), JS terlihat berada di sekitar lokasi PETI, kemudian muncul di Mapolsek Pinogaluman tepat sebelum alat berat tambahan masuk ke lokasi.

4. Pernyataan Resmi Bertentangan Lapangan: Kapolsek Pinogaluman Ipda Ismail R. Nani sebelumnya menyampaikan hasil pengecekan yang menyatakan tidak menemukan aktivitas pertambangan, alat berat, maupun sarana pendukung PETI di Kilo 6 Busato, serta menilai situasi lokasi aman dan kondusif.

5. Permintaan Masyarakat yang Jelas: Masyarakat mendesak Polres Bolaang Mongondow Utara untuk langsung mengambil alih penanganan kasus ini, menutup seluruh aktivitas PETI tanpa pandang bulu, dan melakukan pemeriksaan internal yang transparan terkait dugaan keterlibatan oknum aparat kepolisian.

 

(Ruslandy)